Inilah 10 Fakta Menarik Saat Seseorang Ingin Melakukan Investasi Tanah!

investasi tanah

Investasi Tanah – Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan adalah dengan berinvestasi. Saat ini ada banyak instrumen investasi yang bisa Anda pilih untuk mendapatkan keuntungan finansial. Mulai dari investasi saham, investasi mata uang asing, investasi emas, asuransi, reksadana, dan investasi properti. PFI Mega Life dapat menjadi орѕі уаng tераt untuk investasi kеѕеhаtаn уаng mеѕtі Andа jаlаnі kеtіkа ѕаkіt tіbа-tіbа mеnуеrаng. Untuk itu, segera kunjungi website PFI untuk memilih asuransi kesehatan.

Investasi properti pun tak terbatas pada rumah, apartemen, atau ruko. Ada berbagai jenis investasi properti yang juga menjanjikan, seperti investasi tanah dan bangunan, investasi tanah sawah, serta investasi tanah kebun. Investasi properti merupakan jenis investasi yang bisa dibilang paling diminati karena nilainya sangat menggiurkan dan sebagian besar selalu menguntungkan.

Investasi tanah, misalnya, bisa dianggap menguntungkan karena nilainya akan selalu naik. Investasi tanah adalah jenis investasi yang dapat memberikan capital gain secara signifikan setiap tahunnya, yaitu di atas 20%. Namun, tentu hal itu bergantung pada lokasi tanah yang diinvestasikan. Jika tanah tersebut berada di daerah dengan akses dan infrastruktur yang baik dan terus berkembang, capital gain yang akan didapat bahkan bisa mencapai lebih dari 100%!

Menggiurkan, bukan? Investasi tanah juga dianggap sebagai jenis investasi yang sangat prospektif untuk jangka panjang.

Bila Anda saat ini sedang bingung menentukan jenis investasi yang akan diambil, sebaiknya baca dulu informasi penting seputar investasi tanah berikut. Kira-kira mana yang lebih menguntungkan: investasi tanah atau rumah? Investasi tanah atau emas? Bagaimana dengan investasi tanah murah? Apakah Anda bisa mendapatkan keuntungan yang signifikan melalui investasi tersebut?

Temukan jawaban dari berbagai pertanyaan tersebut di 10 fakta menarik seputar investasi tanah berikut.

1. Minim Biaya Perawatan

Anda yang tidak mau repot dalam berinvestasi bisa memilih melakukan investasi tanah kosong. Karena dalam bentuk tanah, setelah membelinya Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun untuk merawatnya, seperti biaya operasional, listrik, kebersihan, dan sebagainya. Bila perlu, Anda dapat mengeceknya sesekali.

2. Tidak Mungkin Hilang

Meski termasuk investasi dengan real asset seperti investasi emas, investasi tanah bisa dibilang lebih aman karena barangnya tidak akan hilang. Selama Anda memiliki surat kepemilikan tanah yang sah, tanah itu akan terus memberikan kenaikan keuntungan bagi Anda.

3. Modal Besar

Semakin bagus lokasi tanah yang Anda inginkan, Anda butuh modal lebih besar untuk bisa membeli tanah tersebut. Bila modal yang Anda miliki terbatas, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan investasi tanah kebun atau investasi tanah sawah.

Investasi tanah kebun berarti tanah yang Anda beli akan ditanami beragam tanaman yang nantinya akan dipanen sehingga memberikan keuntungan tambahan bagi Anda. Begitu juga dengan investasi tanah sawah. Tanah yang Anda beli kemudian dimanfaatkan menjadi ladang persawahan. Untuk melakukan investasi tanah kebun dan investasi tanah sawah, Anda dapat mencari lahan di pedesaan atau daerah pinggiran kota yang harganya lebih murah daripada lahan untuk tempat tinggal.

4. Sifatnya Non-likuid

Investasi properti, termasuk investasi tanah termasuk dalam kategori non-likuid. Artinya, aset yang diinvestasikan membutuhkan proses lama untuk dicairkan atau dikonversi menjadi uang tunai. Surat berharga, reksadana, emas, adalah jenis aset investasi yang likuiditasnya tinggi karena dapat dengan mudah dijual atau dikonversi menjadi uang.

5. Daya Jual Tergantung Lokasi

Salah satu faktor yang menentukan besar atau kecilnya keuntungan dari investasi tanah adalah lokasinya. Bila Anda membeli tanah yang berada di wilayah berkembang, dengan akses dan infrastruktur baik, maka nilai tanah itu pasti tinggi dan akan terus naik. Sebaliknya, bila tanah Anda berada di area yang rawan banjir dan aksesnya sulit, tentu nilainya akan susah meningkat.

6. Tidak Harus di Tengah Kota

Wilayah kota memang strategis, namun, bukan berarti Anda harus membeli tanah di tengah kota untuk bisa mendapatkan keuntungan dari investasi tanah. Bila dana yang Anda miliki terbatas, Anda dapat mencari peluang di wilayah pedesaan atau pinggiran kota yang harga tanahnya umumnya lebih murah.

Meski begitu, Anda jangan mudah tergiur dengan investasi tanah murah. Bila tanah berada di lokasi strategis tetapi ditawarkan dengan harga murah, Anda patut waspada. Bisa jadi di wilayah tersebut terdapat kondisi yang kurang menguntungkan, seperti rawan banjir, berada di dekat pabrik atau tempat pembuangan sampah, dan sebagainya.

7. Waspadai Investasi Tanah Bodong

fakta investasi tanah
Kegiatan perkebunan skala besar memerlukan izin usaha khusus untuk bisa beroperasi. Bila Anda tertarik melakukan investasi tanah kebun, pastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan, serta memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar. Tanpa izin tersebut, kegiatan perkebunan dapat ditutup dan investornya dirugikan.

8. Bisa Jadi Aset Produktif

Awalnya, Anda mungkin melakukan investasi tanah karena kemudahannya. Bila seiring waktu ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari aset tanah, Anda bisa mendirikan bangunan di atasnya. Anda bisa membangun rumah atau ruko untuk disewakan atau mendirikan kos-kosan. Melakukan investasi tanah kavling adalah pilihan yang tepat untuk hal ini. Investasi tanah kavling adalah membeli tanah dengan ukuran tertentu yang biasanya berada di lingkungan perumahan. Tanah tersebut nantinya dapat dibangun rumah, ruko, atau bangunan lain sesuai kebutuhan.

9. Cocok untuk Investasi Jangka Panjang

Bagi Anda yang tidak membutuhkan uang tunai dalam jumlah besar dalam waktu dekat, melakukan investasi tanah adalah pilihan yang tepat. Tanah termasuk aset non-likuid karena perlu waktu lama untuk dijual dan dikonversi menjadi uang tunai. Namun, keuntungan yang akan Anda dapatkan pun nilainya cukup besar.

10. Legalitas dan Kelengkapan Surat Tanah

Dalam melakukan investasi tanah, Anda harus memahami aspek legalitasnya karena hak atas tanah bermacam-macam. Selain hak milik, ada juga hak pakai, hak sewa, dan sebagainya. Namun, bila Anda tercatat sebagai pemilik sah tanah tersebut atau memiliki sertifikat hak milik (SHM), Anda memiliki kuasa penuh untuk memutuskan pemanfaatan lahan tersebut.

Selain melakukan investasi tanah, Anda juga perlu berinvestasi pada kesehatan diri. Miliki asuransi kesehatan untuk menghindari risiko kerugian finansial saat Anda tiba-tiba sakit.

Dengan memiliki asuransi kesehatan, Anda mengalihkan urusan pembiayaan pengobatan kepada perusahaan asuransi. Mekanisme ini tentu menguntungkan karena bila Anda tiba-tiba sakit dan pengobatannya membutuhkan biaya besar, Anda tidak perlu khawatir lagi karena urusan biaya akan ditanggung perusahaan asuransi. Kondisi keuangan Anda pun tidak akan terganggu dan Anda tidak perlu harus mengambil uang tabungan untuk membayar biaya pengobatan.

Asuransi Mega Hospital Investa dari PFI Mega Life memberikan manfaat santunan rawat inap karena sakit atau kecelakaan, santunan rawat inap ICU/ICCU, santunan meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan, dan pengembalian premi (no-claim bonus). Produk asuransi ini dapat memberikan perlindungan kepada pemiliknya hingga usia 60 tahun.

Cukup dengan membayar premi dalam jumlah yang sangat terjangkau secara rutin, mulai dari Rp 7.000 per hari, Anda sudah dapat mendapatkan perlindungan kesehatan dari asuransi Mega Hospital Investa. Mulai lindungi diri Anda dari risiko kerugian finansial karena sakit sekarang juga.

Leave a Comment