Pengertian EPS Beserta Kelebihan dan Kekurangan

Pengertian EPS Beserta Kelebihan dan Kekurangan
beri rating artikel ini

EPS merupakan salah satu jenis format file yang bisa kamu temukan dalam dunia desain grafis. Layaknya format file grafis lainnya, EPS mampu menyimpan berbagai informasi seperti teks, grafik vektor serta bitmap. EPS yang merupakan singkatan dari Encapsulated Postscript banyak digunakan oleh desainer grafis di seluruh dunia. Simak pengertian format file EPS berikut kekurangan serta kelebihannya.

pengertian EPS

1Apa itu Format File EPS ?

Ditinjau dari pengertiannya, EPS merupakan sebuah format file grafis yang berisi teks dengan berbagai macam font, bitmap, maupun grafik vektor. Tidak hanya itu, format ini juga sudah mendukung berbagai mode warna seperti Lab, RGB, CMYK, grayscale, dan mode lainnya. Format ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan embedding pada file EPS dalam dokumen postscript lainnya.

Format EPS banyak digunakan untuk keperluan pertukaran file dalam program grafis. Hal ini dikarenakan EPS dapat dikenali oleh banyak program pra cetak. Berkas dengan format EPS biasanya ditandai dengan kode .eps ataupun .epsf. Perlu kamu ketahui, sebuah file EPS mempunyai syarat minimum untuk dipenuhi, yaitu mengandung komentar PostScript sebagai tambahan header PostScript.

Berdasarkan pengertian format file EPS, syarat minimum berupa BoundingBox tersebut berfungsi untuk menjelaskan area
persegi di mana grafik digambarkan. Nantinya informasi ini akan dimanfaatkan oleh program aplikasi untuk menata letak ketika menyisipkan file EPS. Meskipun program tidak bisa melakukan render, hal tersebut tidak akan menimbulkan masalah.

EPS biasanya mempunyai fitur pratayang (preview) dari isi file yang terkandung di dalamnya. Hal ini memudahkan para desainer untuk melihat hasil keluaran akhir dari program yang menggambarkan bitmap. Sebagaimana pengertian format file bmp, bitmap merupakan susunan titik yang merepresentasikan citra grafis dan tersimpan dalam memori komputer.
Jika dibandingkan dengan pengertian format file TIFF atau TIF, berkas EPS dianggap relatif lebih rumit karena memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pencetakan. Hal ini mungkin terjadi apabila program yang digunakan tidak mampu memahami data PostScript pada berkas EPS tersebut. Oleh karena itu, beberapa desainer grafis memutuskan untuk membuat format pratayang menggunakan TIFF.

2Kekurangan File EPS

Sebagai salah satu format berkas yang banyak digunakan oleh desainer grafis untuk keperluan percetakan, EPS mempunyai beberapa kekurangan yang cukup menjadi perhatian. Format file ini diketahui tidak mampu menyimpan informasi alpha channel. Oleh karena itu, banyak pengguna yang menggunakan format EPS apabila sudah berada pada tahap final pra cetak.

3Kelebihan Format File EPS

Terlepas dari kekurangan yang dimiliki, format EPS mempunyai kelebihan yang membuatnya banyak dipilih dalam dunia desain grafis. Pertama, format file EPS menggunakan PostScript yang dikenali oleh sebagian besar program pra cetak. Tidak heran jika format ini sering digunakan pada tahap akhir pembuatan desain.

Berkas dengan format EPS biasanya mempunyai isi dengan format teks polos. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri karena membuat pengguna merasa nyaman ketika mengakses file tersebut. Selain itu, EPS juga mempunyai gambar pratayang yang memudahkan program aplikasi untuk melihat isi dalam file tanpa perlu melakukan proses render.

Di samping itu, berkas EPS juga sudah mampu menyimpan beragam mode warna yang meliputi CMYK, Lab, RGB, grayscale, dan bitmap. Kamu juga bisa menyimpan clipping path menggunakan format EPS ini. Untuk membuka, mengedit, mengkonversi, dan menyimpan berkas EPS, kamu bisa menggunakan beberapa program seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, Adobe Illustrator, dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here