Perbedaan Bitmap dan Vektor Serta Kelebihan Kekurangannya

Perbedaan Bitmap dan Vektor Serta Kelebihan Kekurangannya
5 (100%) 1 vote

Apakah kamu tahu perbedaan antara bitmap dan vektor graphic? Jika kamu mempunyai keinginan untuk menjadi desainer grafis, sangat penting untuk mengetahui dua tipe grafis ini beserta perbedaannya. Dengan mengetahui karakteristik bitmap dan vektor, kamu bisa menghasilkan kualitas gambar untuk visualisasi digital maupun percetakan.

perbedaan vektor dan bitmap

Untuk mengetahui perbedaan antara bitmap dan vektor, kamu perlu mengetahui pengertian beserta karakteristik masing-masing tipe grafis. Pertama, bitmap atau biasa juga disebut sebagai raster merupakan representasi citra grafis yang terbentuk dari susunan titik-titik (pixel) yang tersimpan pada memori komputer. Titik-titik tersebut diawali oleh minimal 1 bit data. Tipe grafis ini dikembangkan oleh Microsoft.

Karakteristik yang paling mencolok dari grafis bitmap adalah terlihatnya susunan pixel apabila objek gambar diperbesar. Semakin tinggi perbesaran, semakin terlihat pula titik – titik pixel pada gambar. Hal ini dikarenakan pixel pada gambar tidak bisa mengikuti ketika diperbesar sehingga menimbulkan ruang antar pixel. Pada perbesaran tinggi, gambar menjadi kotak-kotak dan tidak terlihat.

Format JPG merupakan salah satu tipe bitmap. Berdasarkan karakteristik dan pengertian format file JPG, gambar dengan format ini cenderung pecah apabila diperbesar. Meskipun demikian, tampilan gambar memang terlihat cerah dan halus.

Bagaimana dengan grafis vektor? Berbeda dari grafis bitmap yang terdiri dari titik-titik pixel, grafis vektor tersusun dari garis – garis baik lurus maupun lengkung. Garis tersebut disusun secara sistematis dan biasa disebut sebagai vektor. Karena tersusun dari garis, gambar vektor tidak akan pecah apabila diperbesar meskipun dengan rasio 24:1.

Perbedaan Bitmap Graphic dan Vector Graphic

Setelah mengetahui pengertian serta karakter masing-masing tipe grafis, apakah kamu sudah bisa membedakan antara bitmap dan grafis? Untuk mempermudah kamu membedakan kedua tipe, simak beberapa perbedaan berikut ini:

1Susunan gambar

Berdasarkan susunan gambar, grafis bitmap terdiri dari kumpulan titik-titik berwarna atau biasa disebut sebagai pixel. Setiap titik mempunyai minimal 1 bit data untuk warna hitam atau lebih banyak bit untuk warna lain.

Sementara itu, grafis vektor tersusun dari garis, bentuk, maupun titik. Gambar vektor menawarkan kualitas yang lebih baik untuk keperluan perbesaran karena tidak pecah seperti bitmap.

2Resolusi

Kamu pernah iseng memperbesar gambar JPEG hingga maksimal? Menurut pengertian format file JPEG sebagai salah satu tipe bitmap, kamu pasti akan mendapatkan hasil perbesaran yang pecah dan terlihat kotak-kotak. Hal ini dikarenakan bitmap mempunyai resolusi tetap sehingga tidak akan mengikuti perbesaran. Alhasil, gambar akan terlihat pecah.
Lain halnya dengan vektor, grafis ini mempunyai resolusi yang fleksibel sehingga mendukung perbesaran. Meskipun kamu memperbesar grafis vektor, gambar tidak akan mengalami penurunan kualitas dan tidak akan pecah.

3Format file

Gambar dengan tipe grafis bitmap mempunyai format file yang khas. Beberapa format yang menjadi bagian dari bitmap adalah JPG, JPEG, GIF, PNG, TIFF, dan lain sebagainya. Sedangkan grafis vektor biasanya mempunyai format seperti SVG, WMF, EPS, PDF, AI (untuk software Adobe Illustrator) atau CDR (untuk software Corel Draw).

4Ukuran gambar

Perbedaan terakhir antara bitmap graphic dan vector graphic adalah pada ukuran gambar. Bitmap mempunyai ukuran gambar yang relatif lebih besar, sedangkan vektor mempunyai ukuran yang lebih kecil. Bitmap dengan ukuran besar biasa digunakan untuk keperluan fotografi. Sementara itu, vektor biasa digunakan dengan ukuran yang lebih kecil digunakan untuk keperluan logo, brosur, atau karakter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here